The Card With No Name
Cerita bahasa Inggris gratis level A2 untuk pelajar, bisa dibaca online dalam 5 bahasa, dengan pilihan untuk mendengarkannya di aplikasi Storyteller gratis.
Miles finds an unsigned birthday card in his mailbox and works out it was meant for a boy down the street.
Itu cuplikannya! Dengarkan cerita lengkapnya di aplikasi Storyteller gratis. Unduh aplikasi
Audio belum tersedia saat ini.
Miles checked the mailbox after school on Friday. Inside was a colorful envelope with no name on it.
Miles memeriksa kotak surat sepulang sekolah pada hari Jumat. Di dalamnya ada amplop berwarna-warni tanpa nama.
He opened it carefully. It was a birthday card that said, "Happy Birthday, Alex! Hope your day is great."
Ia membukanya dengan hati-hati. Isinya kartu ulang tahun yang bertuliskan, "Selamat ulang tahun, Alex! Semoga harimu menyenangkan."
Miles did not know anyone named Alex. His family did not know an Alex either.
Miles tidak kenal siapa pun yang bernama Alex. Keluarganya juga tidak mengenal seorang Alex.
He showed the card to his mom. "This isn't for us," she said. "Maybe the mail carrier made a mistake."
Ia menunjukkan kartu itu kepada ibunya. "Ini bukan untuk kita," kata ibunya. "Mungkin tukang pos salah antar."
Miles looked at the house numbers on the street. His house was number twenty-three.
Miles melihat nomor-nomor rumah di jalan itu. Rumahnya nomor dua puluh tiga.
He noticed something. The house at number thirty-two looked almost the same from far away.
Ia menyadari sesuatu. Rumah nomor tiga puluh dua kelihatan hampir sama kalau dilihat dari jauh.
"Maybe it's for the house down the street," Miles said. "The numbers look similar."
"Mungkin ini untuk rumah di ujung jalan," kata Miles. "Nomornya mirip."
He walked down to number thirty-two with the card. A boy about his age opened the door.
Ia berjalan ke nomor tiga puluh dua sambil membawa kartu itu. Seorang anak laki-laki seusianya membuka pintu.
"Are you Alex?" Miles asked. "I think your birthday card came to my house by mistake."
"Apakah kamu Alex?" tanya Miles. "Kurasa kartu ulang tahunmu salah masuk ke rumahku."
"That's me!" the boy said with a big smile. "I looked for it all week!"
"Itu aku!" kata anak laki-laki itu dengan senyum lebar. "Aku mencarinya seminggu penuh!"
Miles handed him the card. "Happy birthday," he said.
Miles menyerahkan kartu itu kepadanya. "Selamat ulang tahun," katanya.
Alex thanked him. The two boys talked for a few minutes on the porch.
Alex berterima kasih kepadanya. Kedua anak laki-laki itu mengobrol beberapa menit di teras.






