The Extra Five Dollars
Cerita bahasa Inggris gratis level A1 untuk pelajar, bisa dibaca online dalam 5 bahasa, dengan pilihan untuk mendengarkannya di aplikasi Storyteller gratis.
A cashier hands Dax too much change, and he has to decide what to do with it.
Itu cuplikannya! Dengarkan cerita lengkapnya di aplikasi Storyteller gratis. Unduh aplikasi
Audio belum tersedia saat ini.
Dax stopped at the corner store after school. He wanted a snack before soccer practice. He picked a bag of chips and a juice.
Dax mampir ke toko di sudut jalan sepulang sekolah. Ia ingin makan camilan sebelum latihan sepak bola. Ia mengambil sebungkus keripik dan sebotol jus.
The total came to ten dollars. He paid with a twenty-dollar bill. The cashier, Winnie, counted out his change.
Totalnya sepuluh dolar. Ia membayar dengan uang dua puluh dolar. Kasirnya, Winnie, menghitung uang kembaliannya.
She handed him fifteen dollars back. Dax put the money in his pocket. He walked outside toward his bike.
Winnie memberinya kembalian lima belas dolar. Dax memasukkan uang itu ke sakunya. Ia berjalan ke luar menuju sepedanya.
He counted his change again outside. Fifteen dollars was five dollars too much. Dax walked back into the store.
Di luar, ia menghitung kembaliannya sekali lagi. Lima belas dolar itu kelebihan lima dolar. Dax masuk kembali ke toko.
"Excuse me," Dax said to Winnie. "You gave me too much change."
"Permisi," kata Dax kepada Winnie. "Kembalian Ibu terlalu banyak."
Winnie looked at her register screen. "You are right," she said. "I am sorry about that."
Winnie melihat layar mesin kasirnya. "Kamu benar," katanya. "Maafkan saya."
She took back the extra five dollars. "Thank you for coming back," Winnie said. "Not many people do that."
Ia mengambil kembali kelebihan lima dolar itu. "Terima kasih sudah kembali," kata Winnie. "Tidak banyak orang yang melakukannya."
Dax smiled and shrugged a little. "It's not my money," he said. He waved and walked out again.
Dax tersenyum dan mengangkat bahu sedikit. "Itu bukan uang saya," katanya. Ia melambaikan tangan dan keluar lagi.
He unlocked his bike by the door. He put on his backpack again. He rode off toward the soccer field.
Ia membuka kunci sepedanya di dekat pintu. Ia memakai ranselnya lagi. Ia mengayuh sepedanya menuju lapangan sepak bola.






