Planning the Anniversary Trip
Cerita bahasa Inggris gratis level A2 untuk pelajar, bisa dibaca online dalam 5 bahasa, dengan pilihan untuk mendengarkannya di aplikasi Storyteller gratis.
Amara and Lior weigh a mountain cabin against a beach hotel for their anniversary trip and let the weather decide.
Itu cuplikannya! Dengarkan cerita lengkapnya di aplikasi Storyteller gratis. Unduh aplikasi
Audio belum tersedia saat ini.
Amara and Lior's anniversary is next month. They want to take a short trip together.
Hari jadi pernikahan Amara dan Lior jatuh bulan depan. Mereka ingin pergi berlibur singkat berdua.
They sit at the kitchen table with a map and two brochures. "We have two good choices," Lior says.
Mereka duduk di meja dapur dengan sebuah peta dan dua brosur. "Kita punya dua pilihan bagus," kata Lior.
The first choice is a cabin near the mountains. It has a fireplace and a quiet lake nearby.
Pilihan pertama adalah sebuah pondok di dekat pegunungan. Ada perapian di dalamnya dan sebuah danau yang tenang di dekatnya.
The second choice is a small hotel by the beach. It has a pool and a restaurant with local food.
Pilihan kedua adalah hotel kecil di tepi pantai. Hotel itu punya kolam renang dan restoran dengan makanan khas daerah.
"I like the mountains," Amara says. "We can hike and relax by the fire at night."
"Aku suka pegunungan," kata Amara. "Kita bisa mendaki dan bersantai di dekat perapian pada malam hari."
"I like the beach," Lior says. "We can swim and eat fresh fish every day."
"Aku suka pantai," kata Lior. "Kita bisa berenang dan makan ikan segar setiap hari."
They talk about both trips for a long time. Neither one wants to choose for the other.
Mereka membicarakan kedua pilihan itu cukup lama. Tak ada yang mau memilih untuk yang lain.
"Let's pick based on the weather," Amara says. "What does the forecast say for next month?"
"Kita putuskan berdasarkan cuaca saja," kata Amara. "Bagaimana ramalan cuaca bulan depan?"
Lior checks his phone. "Rain in the mountains, sun at the beach," he says.
Lior memeriksa ponselnya. "Hujan di pegunungan, cerah di pantai," katanya.
"Then it's easy," Amara says with a laugh. "The beach it is."
"Kalau begitu mudah," kata Amara sambil tertawa. "Pantai saja."
Lior books the small hotel that night. "We'll do the mountains next year," he says. "I promise."
Malam itu juga Lior memesan hotel kecil itu. "Kita ke pegunungan tahun depan," katanya. "Aku janji."
Amara kisses his cheek. "Deal," she says. They start making a list of things to pack for the beach.
Amara mencium pipinya. "Sepakat," katanya. Mereka mulai membuat daftar barang yang akan dibawa ke pantai.






