The Missing Garden Gnome
Cerita bahasa Inggris gratis level A2 untuk pelajar, bisa dibaca online dalam 5 bahasa, dengan pilihan untuk mendengarkannya di aplikasi Storyteller gratis.
Ines's garden gnome disappears overnight, and she searches the yard to find out what happened to it.
Itu cuplikannya! Dengarkan cerita lengkapnya di aplikasi Storyteller gratis. Unduh aplikasi
Audio belum tersedia saat ini.
Ines had a small garden in front of her house. She kept a stone gnome next to the flowers. She loved the little gnome very much.
Ines punya taman kecil di depan rumahnya. Ia menaruh patung kurcaci dari batu di samping bunga-bunga. Ia sangat menyayangi kurcaci kecil itu.
One morning, Ines watered her flowers. She stopped and looked at the corner of the garden. The gnome was not there.
Pada suatu pagi, Ines menyiram bunga-bunganya. Ia berhenti dan menatap sudut taman. Kurcaci itu tidak ada di sana.
Ines looked around the garden. She checked behind the flowers. She checked near the fence. The gnome was nowhere.
Ines mencari ke seluruh taman. Ia memeriksa di balik bunga-bunga. Ia memeriksa di dekat pagar. Kurcaci itu tidak ada di mana-mana.
She knocked on her neighbor's door. "Hi, Felix. Did you see my garden gnome?" she asked.
Ia mengetuk pintu tetangganya. "Hai, Felix. Apakah kamu melihat kurcaci tamanku?" tanyanya.
"No, I didn't," Felix said. "Maybe the wind moved it. It was very windy last night."
"Tidak, aku tidak melihatnya," kata Felix. "Mungkin angin memindahkannya. Semalam angin bertiup sangat kencang."
Ines thanked him and walked back to her garden. She looked at the bushes near the fence. Something small and gray was inside the bushes.
Ines berterima kasih kepadanya dan kembali ke tamannya. Ia memandangi semak-semak di dekat pagar. Ada sesuatu yang kecil dan abu-abu di dalam semak itu.
She pushed the leaves apart. There was her gnome! It fell into the bushes during the storm.
Ia menyibak dedaunan. Itu dia kurcacinya! Patung itu jatuh ke semak-semak saat badai.
Ines picked up the gnome and cleaned it. She carried it back to its place by the flowers.
Ines mengangkat kurcaci itu dan membersihkannya. Ia membawanya kembali ke tempatnya di dekat bunga-bunga.
"There you go," she said. "Back where you belong."
"Nah, begitu," katanya. "Kembali ke tempatmu."
She watered the flowers one more time and went inside for breakfast.
Ia menyiram bunga-bunga sekali lagi lalu masuk ke dalam rumah untuk sarapan.






