The Misdelivered Package
Cerita bahasa Inggris gratis level A1 untuk pelajar, bisa dibaca online dalam 5 bahasa, dengan pilihan untuk mendengarkannya di aplikasi Storyteller gratis.
A package meant for Paula is left at Ivan's door by mistake, and the two neighbors sort it out over tea.
Itu cuplikannya! Dengarkan cerita lengkapnya di aplikasi Storyteller gratis. Unduh aplikasi
Audio belum tersedia saat ini.
Ivan gets home from work on Tuesday.
Ivan pulang kerja pada hari Selasa.
A big box sits by his door.
Sebuah kotak besar tergeletak di dekat pintunya.
He picks up the box and looks at it.
Ia mengangkat kotak itu dan memperhatikannya.
The name on the box says "Paula Reyes."
Nama di kotak itu tertulis "Paula Reyes."
Ivan does not know a Paula Reyes.
Ivan tidak kenal siapa pun yang bernama Paula Reyes.
He checks the address again.
Ia memeriksa alamatnya sekali lagi.
The apartment number is 4B, not his 4D.
Nomor apartemennya 4B, bukan 4D seperti miliknya.
Ivan carries the box down the hall.
Ivan membawa kotak itu menyusuri lorong.
He knocks on the door of 4B.
Ia mengetuk pintu 4B.
A woman opens the door with a smile.
Seorang perempuan membuka pintu sambil tersenyum.
"Hi, are you Paula?" Ivan asks.
"Hai, apakah Anda Paula?" tanya Ivan.
"Yes, that's me," she says.
"Ya, itu saya," katanya.
"I think this box is yours," he says.
"Sepertinya kotak ini milik Anda," kata Ivan.
Paula looks at the label and smiles.
Paula melihat label itu dan tersenyum.
"Oh, my new lamp! Thank you so much."
"Oh, lampu baru saya! Terima kasih banyak."
"The driver left it at my door," Ivan says.
"Pengantarnya meninggalkannya di depan pintu saya," kata Ivan.
"That happens a lot in this building," Paula says.
"Itu sering terjadi di gedung ini," kata Paula.
She takes the box from his hands.
Ia mengambil kotak itu dari tangan Ivan.
"Would you like to come in for tea?" Paula asks.
"Mau mampir minum teh?" tanya Paula.
Ivan smiles and nods his head.
Ivan tersenyum dan mengangguk.
"Sure, I have some time," he says.
"Boleh, saya ada waktu," katanya.
They sit at her small kitchen table.
Mereka duduk di meja dapur kecil milik Paula.
Paula opens the box and finds her lamp.
Paula membuka kotak itu dan menemukan lampunya.
"It's perfect for my reading chair," she says.
"Cocok sekali untuk kursi baca saya," katanya.
"I'm glad it found the right home," Ivan says.
"Saya senang lampunya sampai ke rumah yang tepat," kata Ivan.
Paula laughs and pours two cups of tea.
Paula tertawa dan menuangkan dua cangkir teh.
"Neighbors should help each other," she says.
"Tetangga memang harus saling membantu," katanya.
"I agree completely," Ivan says with a smile.
"Saya sangat setuju," kata Ivan sambil tersenyum.






